facebook40 twitter40 google40 pinteres40 youtube40 instagram40

Peserta Keahlian Ganda Grafika Mulai Hasilkan Karya

Peserta dan pengajar Program Keahlian Ganda Paket Keahlian Grafika bersama hasil karya mereka

P4TKSB
Typography

SETELAH berjalan selama satu bulan sejak 4 Maret lalu, Program Sertifikasi Keahlian dan Sertifikasi Pendidik (Keahlian Ganda) Bagi Guru SMA/SMK in 1 Paket Keahlian Grafika di Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Seni dan Budaya (PPPPTK SB) Yogyakarta sudah mulai menghasilkan karya setelah mempelajari beberapa materi. Salah satunya adalah Pendalaman Materi Desain Grafis.

Pada materi itu para peserta yang terdiri dari 10 orang dari beberapa daerah, yakni Aceh, Semarang, Probolinggo, Mojoanyar dan Karawang, telah mempelajari wawasan cetak dan wawasan desain grafis, dan setiap peserta menghasilkan 3 buah karya, yaitu desain undangan, folder serta packaging (kemasan). Ke-10 Peserta tersebut memiliki latar belakang yang berbeda-beda, sebagian besar tidak memiliki latar belakang Desain Grafis dan baru mengenal bidang ini setelah mengikuti Program Keahlian Ganda. 

Menurut salah satu peserta, Dyah Para Kusumarini, asal SMKN 1 Mojoanyar yang berlatarbelakang pendidikan Fisika ini, dirinya merasa mendapatkan ilmu baru yang sangat bermanfaat dan ke depan dirinya menitip pesan agar ada wadah pembinaan bagi guru Grafika di salah satu PPPPTK yang ada, mengingat selama ini belum ada induk bagi pengembangan kompetensi guru Program Keahlian Grafika.

Sedangkan peserta lainnya, Ibnu Fajar dari SMKN 2 Peusangan, Aceh juga mengatakan hal serupa. Dengan  latar belakang pendidikan Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi (KKPI), dirinya sebelumnya telah sering mempraktikkan ilmu Komputer Grafis, tetapi melalui program Keahlian Ganda ini ia mengaku mendapat pengalaman baru yang berhubungan dengan Seni dan trik-trik yang bermanfaat dalam berkarya.

Muchsin Taufik, dari SMKN 1 Tirtamulya Karawang, mengatakan dirinya yang berlatarbelakang Teknik Otomasi Industri (Industrial Control) cukup ragu juga pada awalnya untuk mempelajari Desain Grafis, karena berbeda jauh dengan keilmuan yang ia pelajari sebelumnya yang sangat eksak, berkaitan dengan ilmu pasti, sedangkan dalam Desain Grafis ini ia harus lebih menggunakan rasa dalam berkarya.

Begitu pula halnya dengan semua peserta lain juga mengaku mendapat ilmu dan pengalaman baru yang sangat bermanfaat dan aplikatif bagi kegiatan belajar mengajar di sekolah. Mereka berharap nantinya mempuyai kompetensi yang memadai untuk mengajarkannya kepada para siswanya.

Sementara itu menurut salah satu pengajar dalam materi Pendalaman Materi Desain Grafis, yakni Budi Saptoto M.Pd, para peserta mengalami perkembangan yang signifikan, terlihat pada karya pertama peserta masih tampak meraba-raba dalam penataan lay out-nya, dan pada karya kedua dan ketiga sudah dapat menghasilkan karya yang memenuhi kaidah desain (kesatuan, keseimbangan, irama, dan harmoni) serta memenuhi nilai estetis, informatif, komunikatif dan persuasif sebagai syarat keberhasilan sebuah desain komunikasi grafis.

Perkembangan itu sangat menggembirakan dan di luar dugaan sebelumnya, mengingat latar belakang peserta yang masih cukup awam dalam ilmu desain grafis. (Janu)

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS