facebook40 twitter40 google40 pinteres40 youtube40 instagram40

PROGRAM KEAHLIAN GANDA Jadi ‘Kawah Candradimuka’ Bagi Guru Sasaran

Pembukaan Diklat Keahlian Ganda di Auditorium PPPPTK Seni dan Budaya Yogyakarta

P4TKSB
Typography

PROGRAM Sertifikasi Keahlian dan Sertifikasi Pendidik atau Keahlian Ganda yang diselenggarakan Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Seni dan Budaya (PPPPTK SB) Yogyakarta, menjadi ‘Kawah Candradimuka’ untuk menggodok para guru sasaran agar lebih matang dalam berpikir, berperilaku dan dalam mengajar.

 

Hal tersebut diungkapkan Kepala PPPPTK SB Salamun, SE, MBA, PhD saat membuka Program Keahlian Ganda di Auditorium PPPPTK SB, Selasa (21/3). Salamun berharap kepada seluruh peserta untuk menjaga motivasi selama mengikuti program ini dan diharapkan tidak ada yang mundur. “Kami juga berharap bisa lulus 100 persen,” ungkapnya.

Sedangkan Kepala Seksi Penyelenggaraan PPPPTK SB Drs Noor Widijantoro MPd dalam laporannya menjelaskan, Program Keahlian Ganda bagi Guru SMA/SMK In-1 tersebut diikuti 478 peserta yang berlangsung di tiga tempat, yakni PPPPTK SB, Pusat Belajar SMK Negeri 1 Kalasan, Sleman dan di Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) DIY.

Program Keahlian Ganda In-1 tersebut akan berlangsung hingga 18 Mei mendatang dengan tujuan membekali calon guru sasaran dengan kompetensi keahlian produktif sehingga mampu menjadi guru mata pelajaran produktif di SMK. Disamping untuk memenuhi kebutuhan guru produktif di SMK, khususnya bidang Seni dan Budaya.

Hasil yang diharapkan, peserta memiliki kompetensi keahlian sesuai dengan bidang yang dipilih sebagai bekal untuk mengajar mata pelajaran produktif bidang Seni dan Budaya. Hasil lainnya, terpenuhinya guru mata pelajaran produktif yang mampu melaksanakan proses pembelajaran bidang Seni dan Budaya.

Program keahlian ganda tersebut tersebar dalam 12 paket keahlian, meliputi kriya tekstil, kriya kayu, kriya logam, kriya kulit, kriya keramik, animasi, Desain Komunikasi Visual (DKV), musik klasik, musik non klasik, karawitan, tari dan broadcast.

Dasar pemikiran pentingnya dilaksanakan Program Keahlian Ganda tersebut, di antaranya dengan melihat hasil analisis data guru di SMK yang menunjukkan bahwa terdapat banyak kekurangan guru produktif pada kompetensi keahlian tertentu, sedangkan sebagian kompetensi keahlian yang lain menunjukkan kelebihan. Disamping itu terdapat kelebihan guru pada mata pelajaran adaptif dan normatif di SMA dan SMK.  (Janu)

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS