Program Keahlian Ganda Sasar 476 Guru

P4TKSB
Typography

PROGRAM keahlian ganda yang menjadi salah satu program unggulan Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Seni dan Budaya (PPPPTK SB) Yogyakarta tahun 2017, menyasar 476 guru dari berbagi wilayah di tanah air. Program ini akan direalisasikan dalam rentang waktu dari 10 Maret hingga 7 September mendatang.

Kepala Seksi Program PPPPTK SB Sigit Purnomo MPd menjelaskan, program keahlian ganda itu tersebar dalam 12 paket keahlian, meliputi krya tekstil, kriya kayu, kriya logam, kriya kulit, kriya keramik, animasi, Desain Komunikasi Visual (DKV), musik klasik, musik non klasik, karawitan, tari dan broadcast.

“Program ini bertujuan memberikan keahlian tambahan, khususnya bidang mata pelajaran produktif. Pesertanya berasal dari guru-guru produktif yang hendak menambah bidang keahlianya, sehingga mampu mengajar di paket keahlian lain yang masuk mapel produktif,” terang Sigit.

Ditambahkan Sigit, program keahlian ganda tersebut menggunakan pola On-In-On-In. On 1 selama 3 bulan, In 1 berlangsung 2 bulan. Kemudian On 2 dengan jangka waktu 2 bulan dan In 2 dalam waktu 1 bulan.

Program unggulan P4TK SB lainnya, Diklat Peningkatan Kompetensi Produktif bagi Guru Produktif SMK yang dijadwalkan 10 hingga 29 Juli 2017. Materi program ini untuk pendalaman materi produktif sesuai dengan paket keahlian masing-masing (dititikberatkan pada peningkatan kualitas praktek berolah seni). Masing-masing paket keahlian 15 orang dengan total peserta 255 guru. Program ini meliputi paket keahlian Seni Lukis, Seni Patung, Animasi, DKV, Desain Interior, Desain Produksi  Kriya Kayu, Desain Produksi   Kriya Logam, Desain Produksi Kriya Tekstil dan Desain Produksi Kriya Keramik.

Sedangkan untuk Diklat Peningkatan Kompetensi (Profesional dan Pedagogik) bagi guru Seni Budaya akan dilaksanakan dalam dua gelombang. Gelombang pertama dijadwalkan 3-15 Agustus dan gelombang kedua pada 18–30 Agustus. Kegiatan ini dititikberatkan pada peningkatan penguasaan materi pembelajaran seni budaya, pengembangan metode pembelajaran seni secara kreatif dan kemampuan melaksanakan evaluasi. Sasarannya, Guru Jenjang SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK.

Lebih lanjut Sigit menjelaskan, untuk tahun ini, PPPPTK SB juga akan kembali menyelenggarakan Seminar Pendidikan Seni dan Budaya yang dijadwalkan 6 Desember mendatang. Seminar ini dipuruntukkan bagi guru seni semua jenjang dengan target jumlah peserta 200 orang.

Selain itu juga akan digelar Lomba Kompetensi Guru Seni pada 13 hingga 18 September dengan sasaran guru seni budaya semua jenjang. Kegiatan ini sebagai rangkain Festival Seni Internasional (FSI) yang akan dilangsungkan pada 2018.

“Kami juga punya beberapa program pengembangan, di antaranya pengembangan produk kreatif, Pengembangan Produk Keatif dan Penyusunan Karya Tulis Ilmiah yang diperuntukkan bagi tenaga fungsional PPPPTK SB dan guru,” pungkasnya. (Janu/Fansyah)

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS