Perbedaan Desain Batik Kawung Klasik dan Batik Kawung Modern

Pendidikan
Typography

Batik adalah kain tekstil hasil pewarnaan celup-rintang menurut ragam hias khas batik Indonesia dengan menggunakan lilin batik sebagai perintang warna. Batik mengandung nilai keindahan visual dan keindahan makna. Keindahan visual dapat dinikmati melalui fungsinya ,sedazngkan keindahan makna mengandung kearifan yang dapat dinikmati melalui ‘rasa’. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ciri-ciri desain batik kawung klasik dan batik kawung modern dan menjelaskan mengapa terdapat perbedaan antara desain batik kawung klasik dan batik kawung modern.

Sejalan dengan perkembangan jaman dan teknologi,serta terjadinya pergeseran nilai-nilai dan budaya pada masyarakat, kini batik kawung dapat dikreasikan dengan bebas dan tidak terikat oleh aturan tertentu. Kategori motif batik kawung modern adalah pertama, kelompok motif kawung dengan pola pengulangan teratur; kedua, kelompok motif kawung dengan pola selang- seling; ketiga, kelompok motif kawung modern dengan pola susunan diagonal atau pola bergaris miring; keempat, kelompok pola susunan pengulangan namun motif sudah banyak berubah; dan kelima, kelompok motif kawung modern yang telah dipadukan dengan motif batik yang lain.


Desain motif batik kawung klasik dan batik kawung modern dapat dibedakan menjadi beberapa unsur, yaitu jenis dan bentuk motif, warna, ukuran, fungsi, makna, tren, dan teknologi. Desain motif batik kawung klasik terdiri dari tiga motif yaitu motif pokok, pelengkap dan isen; sedangkan pada desain batik kawung modern kadang tidak ditemui adanya motif pelengkap dan atau isen. Bentuk-bentuk motif pada batik kawung modern sebagian besar sudah mengalami perubahan, termasuk penggunaaan warna yang juga sangat bervariasi tergantung desainer/pembuatnya, adanya permintaan pasar dan tren saat ini. Kadang ditemui ukuran motif batik kawung yang sengaja dibuat lebih besar dari motif kawung klasik, terutama pada baju pria dan wanita, dan dekorasi ruang. Para pemakai batik kawung saat ini tidak lagi memikirkan dan mengetahui makna motif batik kawung yang digunakannya. Berdasarkan banyaknya jenis produk yang ditemui di pasaran, motif kawung dapat dikembangkan dalam berbagai bentuk dan bahan, serta keteknikan, untuk kebutuhan konsumen saat ini. Terdapatnya perbedaan antara desain motif kawung motif kawung klasik dan modern, juga dipengaruhi oleh tren saat ini, perkembangan teknologi, dan pergeseran nilai-nilai dan budaya yang terjadi pada masyarakat saat ini.

Materi lengkap dapat diunduh pada tautan berikut: Perbedaan Desain Batik Kawung Klasik dan Batik Kawung Modern

Penulis:
Tri Suerni (P4TK Seni dan Budaya Yogyakarta)

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS